Tangani Dampak Covid-19, Gubernur Rohidin Ajak OKP Ambil Peran

0
8

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ajak mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Bengkulu untuk ambil peran dalam penanganan dampak maupun pencegahan Covid-19 atau Virus Corona di Bengkulu.

Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Bengkulu Ifansyah Putra usai menerima 583 karung beras bersama 6 OKP di markas GMKI Bengkulu, Sabtu, 25/04.

“Pak Gubernur ajak kami ikut berperan dalam menanganan Covid-19. Baik dari sisi pencegahan ataupun penanggulangan dampak sosial,” terang Ifansyah.

Ia menambahkan bahwa langkah yang diambil bapak Gubernur Bengkulu kesepuluh ini sangat tepat. Pasalnya, pandemi global yang membuat situasi sosial ekonomi dan psikologis masyarakat berubah drastis, harus ditangani dengan keterlibatan semua elemen. Sesuai peran dan fungsinya di dalam masyarakat.

“Pastinya kami siap. Salah satunya bantuan ini. Kita bantu pemprov untuk mendistribusikan pada mahasiswa terdampak langsung. Khususnya mahasiswa perantau yang bertahan tinggal di Bengkulu karena melaksanakan imbauan pemerintah,” ungkap dosen muda IAIN ini.

Bukan hanya itu, tambah Ifansyah, bahwa OKP siap bersinergi jika dibutuhkan lebih. “Intinya kami selalu siap. Ini soal kemanusiaan. Jadi memang harus bersama-sama dan membantu pemerintah agar wabah ini cepat berlalu,” tegasnya.

Kandidat doktor termuda UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta ini pun mendokan agar bapak Gubernur Rohidin selalu diberi kesehatan lebih.

“Di saat-saat seperti ini, bukan hanya kita butuh motivasi dari orang tua, tapi kita juga wajib mendokan orang tua kita bersama yaitu bapak Gubernur Rohidin sehat dan diberi kekuatan hingga Covid-19 berlalu dari bumi Rafflesia,” tutup mantan Ketua Cabang PMII Bengkulu ini.

Untuk diketahui, 6 OKP yang dimaksud terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini