Penutupan GTK PAUD dan Dikmas 2017, Mendikbud: Pengajar Jangan Takut untuk Membuat Inovasi

0
53
Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS 2017 [1]
Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS 2017 [1]

[NEWS] Acara Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidik Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (GTK PAUD dan DIKMAS) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2017 selesai. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy secara resmi menutup rangkaian kegiatan ajang penghargaan bergengsi di kalangan Guru Paud dan Dikmas yang berlangsung sejak 10-14 Juli 2017.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan rasa kebanggaan dan terimakasih karena Bengkulu dipilih sebagai tuan rumah event apresiasi Guru Paud dan Dikmas tahun 2017. Event ini sangat memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta, namun pemerintah dan masyarakat turut merasakan.

Plt Gubernur Bengkulu [dari kanan], Ketua MPR RI, Mendikbud, dan Bupati Bengkulu Utara [2]
Plt Gubernur Bengkulu [dari kanan], Ketua MPR RI, Mendikbud, dan Bupati Bengkulu Utara [2]
“Terima kasih telah mempercayakan Bengkulu sebagai tuan rumah, kami (pemerintah dan masyarakat) merasakan manfaat yang besar dari berlangsungnya event ini,” ujar Rohidin saat acara puncak Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidik Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (GTK PAUD dan DIKMAS) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2017 di Grage Hotel Bengkulu, Jumat (14/7)

Dalam Sambutannya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan Event ini bukan hanya ajang untuk meraih tropy juara namun yang terpenting program apa yang dihasilkan setelah kegiatan ini, demi kemajuan dunia pendidikan Indonesia. Di sini Pengajar dapat saling berbagi pengalaman, sehingga tercipta inovasi dalam menciptakan sistem pengajaran yang semakin maju dan membangun.

ara menerima Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS 2017 [3]
ara menerima Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS 2017 [3]
“Tropy juara di sini hanya sekedar simbol, jadi tidak ada gunanya apabila tidak ada praktek nyata dilapangan. Pengajar jangan takut untuk membuat inovasi, jika kita yakin, ya langsung dikerjakan,” tutur Menteri yang baru mengeluarkan kebijakan sistem Zonasi pada penerimaan siswa baru.

Muhadjir menambahkan bentuk apresiasi terhadap para pengajar anak usia dini dan pendidikan masyarakat (PAUD & Dikmas) dilakukan setiap tahun, sejak 2010 hingga sekarang selalu mendapat respon yang baik.

“Setiap tahun event ini selalu mendapat respon baik, semoga juga menghasilkan tenaga pengajar yang baik dan berdedikasi demi kemajuan dunia pendidikan,” pungkas Muhadjir.

Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan,  Sumarna Surapranata melaporkan sebanyak 1400 peserta hadir disini dan telah melaksanakan beberapa rangkaian lomba dan hasilnya pun telah terlihat.

Pada tahun ini Provinsi Jawa Barat terpilih sebagai Juara Umum setelah menyabet 11 penghargaan dari 22 kategori Lomba, sedangkan Tuan rumah Provinsi Bengkulu meraih satu penghargaan Juara ketiga kategori Tutor Paket B atas nama Peavey Marisha dan pada 2018 Kota Pontianak Kalimantan Barat terpilih sebagai Tuan Rumah Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidik Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi Tingkat Nasional.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Zulkifli Hasan, Dirjen Paud dan Dikmas Kemendikbud, Anggota DPR RI Dewi Coryati, Anggota DPD RI Eni Khairani, Wakil Wali kota Bengkulu Patriana Sosialinda, dan beberapa pejabat Kementerian dan Daerah serta para peserta PAUD dan Dikmas seluruh Indonesia. [*]

———————————basabasikhafi.com
● Editor AKS
● Rilis Media Center Pemprov Bengkulu-Riyan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini